Kata cinta terlalu
sulit untuk didefinisikan, karna cangkupan maknanya yang terlalu luas dan tak
terbatas. Cinta berhubungan dengan emosi, bukan dengan intelektual seseorang. Perasaan
lebih berperan dalam cinta daripada proses intelektual. Walaupun demikian cinta
dapat diartikan sebagai keadaan untuk saling mengerti secara dalam dan menerima
sepenuh hati.
Setiap individu,
termasuk klien yang dirawat, memerlukan terpenuhinya kebutuhan mencintai dan
dicintai. Klien merupakan individu yang berada dalam kondisi ketidak berdayaan karena sakit
yang dialaminya. Pada kondisi ini diperlukan “sentuhan” perawat yang dapat
memberikan kedamaian dan kenyamanan. Oleh karena itu, setiap perawat harus
memiliki pemahaman yang benar mengenai konsep dalam pemenuhan kebutuhan
mencintai dan dicintai.
Ada beberapa konsep
yang terkandung dalam makna kebutuhan mencintai dan dicintai yang perlu
dipahami oleh setiap perawat, diantaranya adalah :
a. Cinta
adalah dukungan
Konsep ini
memberikan makna bagi perawat bahwa klien yang dirawat membutuhkan adanya
dukungan terhadap kesembuhannya. Dukungan ini dapat perawat berikan melalui
intervensi keperawatan, misalnya dengan memberikan motivasi untuk memberikan
semangat hidup klien. Selain dukungan dari perawat, dukungan dari keluarga
memiliki andil pengaruh yang paling besar bagi kesembuhan klien. Dan tugas
perawat disini adalah sebagai fasilitator yang memfasilitasi klien dengan
keluarganya.
b. Cinta
adalah ketulusan
Konsep
ini meberikan landasan bagi perawat bahwa perawat harus tulus dan ikhlas tanpa
mengharapkan imbalan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan. Ketulusan tersebut
dapat perawat wujudkan dengan cara tidak membeda-bedakan dalam hal melayani
klien. Setiap klien memiliki hak untuk mendapat asuhan keperawatan yang sama
dan baik dari perawat demi proses penyembuhan yang menyeluruh.
c. Cinta
adalah perhatian
Konsep ini selaras
dengan hakikat keperawatan yaitu care.
Artinya perawat merupakan profesi yang
memiliki perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap manusia. Klien yang
dirawat harus mendapatkan asuhan keperawatan yang penuh perhatian. Bentuk
perhatian dan kepedulian perawat terhadap klien adalah kehadiran perawat
sebagai helper.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar